Mitigasi Tantangan SNI: GAPMMI Bahas Efisiensi Sertifikasi Bahan Baku
Dalam pertemuan dengan BBSPJIA, GAPMMI menyoroti beberapa tantangan krusial yang dihadapi pelaku industri terkait pemenuhan kewajiban SNI, khususnya untuk bahan baku industri. Keterlambatan dalam proses sertifikasi dinilai berpotensi mengganggu stabilitas produksi pangan olahan di Indonesia.
Merespons hal tersebut, BBSPJIA mengimbau para pelaku usaha untuk lebih proaktif dalam memantau status permohonan melalui sistem SIINAS dan segera menindaklanjuti permintaan dokumen tambahan dari Kementerian Perindustrian. Kerap kali, kendala administrasi menjadi penyebab utama terhambatnya penerbitan sertifikat. Selain itu, BBSPJIA berkomitmen untuk melakukan klarifikasi dengan BSKJI terkait definisi teknis gudang dalam Permenperin No. 4/2026 guna menghindari ambiguitas di lapangan. Melalui sinkronisasi data dan komunikasi yang lebih intens, diharapkan proses sertifikasi dapat berjalan lebih efisien tanpa mengorbankan aspek kepatuhan regulasi.