Perkuat Diplomasi Ekonomi ASEAN, Ketum GAPMMI Hadiri Pembukaan Fi Vietnam 2026
Pameran internasional Food Ingredients Asia (Fi Vietnam 2026) resmi dibuka di Saigon Exhibition & Convention Centre (SECC). Ajang bergengsi ini menghadirkan lebih dari 300 peserta pameran dan menyedot 9.000 pengunjung dari 40 negara, menjadikannya salah satu forum terbesar di kawasan Asia Tenggara yang mempertemukan para produsen bahan baku pangan, pelaku industri makanan-minuman (mamin), serta buyer internasional.
Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman, turut hadir langsung dalam acara pembukaan tersebut bersama perwakilan pemerintah Vietnam dan pihak penyelenggara, Informa Markets. Kehadiran GAPMMI di panggung internasional ini menegaskan kembali peran strategis Indonesia sebagai salah satu motor penggerak industri mamin utama di ASEAN, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di tingkat regional.
Partisipasi aktif GAPMMI dalam forum ini bukan sekadar kehadiran simbolis, melainkan bagian dari strategi diplomasi ekonomi yang terukur. Melalui Fi Vietnam 2026, Indonesia membidik perluasan jejaring bisnis global, memperkuat penetrasi dalam rantai pasok regional, serta membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi komoditas bahan baku tropis dan produk olahan lokal.
Adhi S. Lukman menekankan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang sangat kuat pada produk rempah-rempah, ekstrak herbal, dan pewarna alami—komoditas yang saat ini permintaannya semakin melonjak di pasar global seiring tren produk berbasis natural. Selain memperluas pasar, kehadiran Indonesia di Fi Vietnam juga dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk mengawal harmonisasi standar keamanan pangan di tingkat ASEAN. Dengan standardisasi yang setara, produk mamin lokal diharapkan dapat menembus dan diterima di pasar regional dengan lebih mudah tanpa hambatan teknis yang berarti.