Dorong Kemasan Ramah Lingkungan, BPOM dan Industri Pangan Bahas Penerapan Ekonomi Sirkular
Selain meluncurkan deretan regulasi keamanan pangan terbaru, BPOM menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui penyelenggaraan seminar bertema “Ekonomi Sirkular dalam Industri Pangan”. Forum ini menyoroti pentingnya perubahan paradigma industri dari sekadar pemenuhan regulasi menjadi penciptaan solusi kemasan pangan yang berkelanjutan dan aman bagi konsumen.
Seminar ini menghadirkan beragam pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), organisasi masyarakat sipil seperti ENVIU dan Dietplastik Indonesia, hingga pelaku industri yakni PT Ajinomoto Indonesia. Para narasumber menekankan bahwa inovasi kemasan ramah lingkungan dan pengurangan sampah plastik kini menjadi kebutuhan mendesak yang harus diselaraskan dengan standar keamanan pangan olahan.
Sinergi antara BPOM, akademisi, dan asosiasi industri seperti GAPMMI dalam forum ini mempertegas bahwa kebijakan tata kelola kemasan tidak lagi dipandang sebagai beban operasional (burden), melainkan peluang inovasi (solutions). Dengan mengadopsi prinsip ekonomi sirkular, industri pangan olahan Indonesia diharapkan mampu menjaga efisiensi rantai pasok sekaligus memperkuat daya saing produk nasional di pasar global.